KPU Mesuji Perkuat Perencanaan Kinerja Melalui FDT LKjIP dan IKU 2025
Mesuji, Selasa (27/1/2026) — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mesuji mengikuti Forum Diskusi Terpumpun (FDT) Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) KPU Tahun 2025 serta Penyusunan Cascading Kinerja dan Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2025–2029. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia secara daring dan diikuti oleh seluruh jajaran KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Dari Mesuji, forum ini diikuti langsung oleh pimpinan dan sekretariat di Ruang Rapat Kantor KPU Kabupaten Mesuji. Suasana diskusi berlangsung serius dengan pembahasan teknis yang mendalam. Forum ini menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola kelembagaan secara nasional.
Ketua KPU Kabupaten Mesuji, Samingan, M.Pd., menyampaikan bahwa partisipasi dalam forum tersebut merupakan wujud komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas perencanaan kinerja. Ia menegaskan bahwa penyusunan LKjIP harus dilakukan secara sistematis dan berbasis capaian yang terukur. “Setiap program harus memiliki indikator yang jelas agar dapat dievaluasi secara objektif,” ujarnya. Menurutnya, dokumen kinerja menjadi pijakan dalam memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai target. Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi antara rencana strategis dan pelaksanaan di lapangan.
Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan arahan teknis terkait penyusunan cascading kinerja yang selaras dengan rencana strategis KPU Tahun 2025–2029. Pembahasan mencakup penyelarasan sasaran strategis, indikator kinerja utama, serta sistem pelaporan yang terintegrasi. Materi dipaparkan secara rinci oleh narasumber dari KPU RI dan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Setiap satuan kerja diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala yang dihadapi. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari daerah.
Sekretariat KPU Kabupaten Mesuji juga berperan penting dalam kegiatan tersebut. Tim sekretariat mencatat secara detail poin-poin teknis yang menjadi pedoman penyusunan LKjIP. Koordinasi antara komisioner dan sekretariat dinilai menjadi faktor utama dalam memastikan dokumen tersusun tepat waktu. Seluruh jajaran menunjukkan keseriusan dalam mengikuti setiap sesi pembahasan. Proses ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas manajemen kinerja lembaga.
Melalui keikutsertaan dalam FDT ini, KPU Kabupaten Mesuji menegaskan komitmennya untuk menjaga akuntabilitas dan profesionalitas. Penyelarasan IKU dan cascading kinerja dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat arah kebijakan lembaga. Hasil forum akan segera ditindaklanjuti melalui rapat internal dan penyusunan dokumen perencanaan. Ketua KPU Kabupaten Mesuji berharap seluruh jajaran tetap solid dalam menjalankan tugas. “Kami siap bekerja secara terukur dan transparan demi menjaga kualitas demokrasi di Mesuji,” tutup Samingan.
(ali)