Berita Terkini

KPU Mesuji Perkuat Sinergi dengan Dinas Sosial untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih Disabilitas

Mesuji, Kamis (12/2/2026) — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mesuji melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Mesuji di Kantor KPU Kabupaten Mesuji. Pertemuan ini membahas kerja sama peningkatan partisipasi masyarakat dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada pemilih penyandang disabilitas. Suasana diskusi berlangsung terbuka dan penuh semangat kolaborasi. Kedua belah pihak sepakat memperkuat sinergi lintas instansi. Koordinasi ini bertujuan memastikan hak pilih penyandang disabilitas dapat terpenuhi secara optimal. Data yang akurat dan mutakhir dinilai menjadi fondasi utama dalam menjamin akses yang setara. Dalam pertemuan tersebut dibahas mekanisme pertukaran data dan pemutakhiran informasi secara berkala. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan potensi ketidaksesuaian data di lapangan. Kualitas daftar pemilih menjadi perhatian serius dalam pembahasan. Ketua KPU Kabupaten Mesuji, Samingan, M.Pd., menyampaikan bahwa pemilu harus ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemilih disabilitas memiliki hak yang sama dalam proses demokrasi. “Kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga yang kehilangan hak pilihnya,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan perangkat daerah dalam mendukung pemutakhiran data. Menurutnya, sinergi ini menjadi langkah konkret menuju pemilu yang inklusif. Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Mesuji menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung penyediaan data yang valid dan terverifikasi. Informasi terkait penyandang disabilitas akan diperbarui secara berkala sesuai kondisi di lapangan. Kerja sama ini dinilai penting untuk meningkatkan akurasi dan keterpaduan data. Diskusi juga mencakup strategi sosialisasi yang lebih efektif kepada komunitas disabilitas. Selain membahas aspek data, pertemuan ini turut menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam meningkatkan partisipasi. Edukasi dan pendampingan kepada pemilih disabilitas menjadi bagian dari rencana tindak lanjut. KPU dan Dinas Sosial sepakat membangun komunikasi yang berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilu. Komitmen bersama menjadi dasar penguatan kerja sama ke depan. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Mesuji menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Upaya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan akan dilaksanakan secara konsisten dan terukur. Partisipasi masyarakat, khususnya pemilih disabilitas, menjadi prioritas dalam setiap program kepemiluan. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan efektivitas kerja sama yang terjalin. Langkah ini diarahkan untuk mewujudkan pemilu yang inklusif, partisipatif, dan berkualitas di Kabupaten Mesuji. (ali)

KPU Mesuji Gelar Sosialisasi Pemilih Pemula di SMK Negeri 2 Tanjung Raya

Tanjung Raya, Rabu (11/2/2026) — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mesuji melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemula di SMK Negeri 2 Tanjung Raya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan partisipasi pemilih di kalangan pelajar. Ratusan siswa mengikuti kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah dengan penuh antusias. Acara berlangsung tertib dan interaktif sejak awal hingga akhir. Program ini menjadi agenda berkelanjutan KPU Kabupaten Mesuji dalam memperkuat literasi demokrasi. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Mesuji, Samingan, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak sekolah atas dukungan yang diberikan. Ia menilai kerja sama antara KPU dan lembaga pendidikan sangat penting dalam membangun kesadaran politik generasi muda. “Kami berterima kasih atas sambutan hangat dari keluarga besar SMK Negeri 2 Tanjung Raya,” ujarnya. Ia berharap sinergi ini dapat terus terjalin pada kegiatan-kegiatan berikutnya. Samingan juga menekankan bahwa pemilih pemula memiliki peran strategis dalam menentukan arah demokrasi. Ia mengajak para siswa untuk memahami makna suara yang dimiliki dalam pemilu. Menurutnya, partisipasi aktif generasi muda akan memperkuat legitimasi hasil pemilihan. Ia mengingatkan agar para pelajar menggunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab. Pesan tersebut disampaikan dengan semangat dan penuh keyakinan. Penyampaian materi dilanjutkan oleh Nuti Mistiani selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Mesuji. Ia memberikan penjelasan mengenai dasar-dasar kepemiluan serta pentingnya partisipasi dalam setiap tahapan pemilu. “Pemilih cerdas akan menentukan kualitas demokrasi kita,” tegasnya di hadapan para siswa. Materi disampaikan dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami. Siswa tampak aktif menyimak serta mencatat poin-poin penting. Dalam sesi interaktif, beberapa siswa mengajukan pertanyaan terkait prosedur pencoblosan dan syarat menjadi pemilih. Diskusi berlangsung dinamis dan menunjukkan tingginya rasa ingin tahu peserta. Nuti menjelaskan setiap pertanyaan secara rinci agar tidak terjadi kesalahpahaman. Ia juga mengingatkan pentingnya menolak politik uang dan informasi yang menyesatkan. Edukasi tersebut diarahkan untuk membentuk karakter pemilih yang kritis dan berintegritas. Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap dapat terus bekerja sama dengan KPU Kabupaten Mesuji. Guru-guru menilai pendidikan pemilih penting diberikan sejak dini agar siswa memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Lingkungan sekolah dianggap sebagai ruang strategis dalam membangun kesadaran demokrasi. Antusiasme peserta menjadi indikator keberhasilan kegiatan tersebut. KPU Kabupaten Mesuji berkomitmen melanjutkan program serupa di sekolah lainnya. Melalui kegiatan sosialisasi ini, KPU Kabupaten Mesuji berharap pemilih pemula semakin memahami pentingnya menggunakan hak pilih secara cerdas dan bertanggung jawab. Pengetahuan yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan partisipasi pada pemilu mendatang. Kesadaran politik yang tumbuh sejak dini akan berdampak pada kualitas demokrasi daerah. Seluruh jajaran KPU optimistis generasi muda Mesuji siap berperan aktif dalam proses demokrasi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas. (ali)

KPU Mesuji Ikuti Rakor Internalisasi Kebijakan dan Sinkronisasi Teknis Kepemiluan 2026

Mesuji, Selasa (10/2/2026) — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mesuji mengikuti Rapat Koordinasi Internalisasi Kebijakan dan Sinkronisasi Kegiatan Teknis Kepemiluan Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Lampung. Dari Kabupaten Mesuji, jajaran komisioner dan sekretariat mengikuti rapat di ruang rapat kantor setempat. Seluruh peserta tampak serius menyimak arahan yang disampaikan. Agenda ini menjadi bagian dari konsolidasi teknis kepemiluan di tingkat provinsi. Rapat koordinasi tersebut bertujuan menyelaraskan kebijakan serta memperkuat koordinasi antar satuan kerja. Sinkronisasi dinilai penting agar seluruh program kepemiluan berjalan sesuai perencanaan. Dalam forum ini dibahas strategi pelaksanaan kegiatan teknis sepanjang Tahun 2026. Setiap tahapan dirancang agar dapat terlaksana secara terukur dan tepat waktu. Kepatuhan terhadap regulasi menjadi perhatian utama dalam setiap pembahasan. Ketua KPU Kabupaten Mesuji, Samingan, M.Pd., menyampaikan bahwa internalisasi kebijakan merupakan langkah strategis dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu. Ia menegaskan bahwa kesamaan pemahaman antarjajaran sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tahapan. “Koordinasi yang kuat akan memudahkan kita menjalankan tugas sesuai aturan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang efektif antarbidang. Menurutnya, setiap divisi harus bergerak selaras dengan arah kebijakan yang telah ditetapkan. Dalam sesi diskusi, peserta membahas sejumlah aspek teknis yang memerlukan perhatian khusus. Beberapa poin strategis terkait perencanaan kegiatan dan penguatan administrasi menjadi fokus pembahasan. Perwakilan dari berbagai daerah turut menyampaikan masukan berdasarkan pengalaman di wilayah masing-masing. Forum berlangsung interaktif dengan tanya jawab yang konstruktif. Setiap masukan dicatat sebagai bahan penyempurnaan pelaksanaan program. Rapat ini juga menjadi sarana membangun sinergi di lingkungan KPU se-Provinsi Lampung. Kesamaan persepsi dinilai akan memperlancar koordinasi lintas wilayah. Penegasan kembali standar operasional prosedur menjadi bagian dari penguatan teknis kepemiluan. Peserta sepakat untuk menjaga disiplin dan ketelitian dalam setiap tahapan kerja. Komitmen bersama tersebut menjadi landasan dalam menjalankan tugas kelembagaan. Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi ini, KPU Kabupaten Mesuji menegaskan kesiapan mendukung kebijakan provinsi. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendorong pelaksanaan program secara efektif dan akuntabel. Hasil rapat akan ditindaklanjuti melalui koordinasi internal di tingkat kabupaten. Evaluasi berkala akan dilakukan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan. Upaya ini diarahkan untuk mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang profesional dan berintegritas. (ali)

KPU Mesuji Gelar KPU Peduli Anak Yatim dan Doa Bersama Sambut Ramadhan 1447 H

Mesuji, Jumat (6/2/2026) — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mesuji melaksanakan kegiatan KPU Peduli Anak Yatim dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan doa bersama untuk Almarhum Bagaskara Langit Kresna Putra Sutrisno. Acara digelar di Kantor KPU Kabupaten Mesuji dan dihadiri oleh jajaran komisioner, sekretariat, serta anak-anak yatim di sekitar lingkungan kantor. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Kebersamaan terasa sejak awal kegiatan dimulai. Ketua KPU Kabupaten Mesuji, Samingan, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial lembaga kepada masyarakat. Ia menuturkan bahwa momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai empati dan solidaritas. “Kami ingin berbagi kebahagiaan serta menghadirkan suasana kebersamaan menjelang bulan suci,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk menjaga semangat kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebersamaan menjadi kekuatan dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis. Dalam kesempatan tersebut, santunan diberikan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral. Anak-anak yang hadir tampak bahagia menerima bingkisan yang diserahkan secara langsung oleh jajaran KPU. Kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi dan mempererat hubungan kemanusiaan. Interaksi hangat antara pegawai dan anak-anak yatim menambah suasana haru. Momen tersebut mencerminkan nilai kebersamaan yang tumbuh di lingkungan KPU Kabupaten Mesuji. Salah satu pegawai KPU Kabupaten Mesuji menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan makna tersendiri menjelang Ramadhan. Ia merasakan suasana kekeluargaan yang semakin erat di antara jajaran. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kepedulian terhadap sesama dinilai sebagai bagian dari tanggung jawab moral lembaga. Semangat berbagi diharapkan membawa keberkahan bagi semua pihak. Melalui kegiatan KPU Peduli Anak Yatim, KPU Kabupaten Mesuji menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Nilai empati dan solidaritas menjadi pesan utama menjelang datangnya bulan penuh berkah. Seluruh jajaran berharap Ramadhan 1447 H dapat dijalani dengan hati yang bersih dan penuh syukur. Kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga dalam setiap langkah pengabdian. (ali)

KPU Mesuji Gelar Knowledge Sharing PKPU Nomor 3 Tahun 2025 tentang PAW

Mesuji, Kamis (5/2/2026) — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mesuji melaksanakan kegiatan knowledge sharing terkait Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penggantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Kegiatan ini digelar di kantor KPU Kabupaten Mesuji dan diikuti oleh seluruh jajaran komisioner serta sekretariat. Suasana diskusi berlangsung tertib dengan pembahasan yang mendalam. Agenda ini difokuskan pada penguatan pemahaman regulasi terbaru. Seluruh peserta mencermati setiap ketentuan yang diatur dalam peraturan tersebut. Ketua KPU Kabupaten Mesuji, Samingan, M.Pd., membuka kegiatan dengan menegaskan pentingnya pemahaman regulasi secara komprehensif. Ia menyampaikan bahwa dinamika ketatanegaraan menuntut penyelenggara pemilu untuk selalu responsif terhadap perubahan aturan. “Kita harus memastikan setiap proses PAW dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya. Ia menekankan bahwa ketelitian administrasi menjadi faktor utama dalam pelaksanaan PAW. Menurutnya, profesionalitas lembaga tercermin dari kepatuhan terhadap regulasi. Dalam sesi pemaparan materi, dibahas mekanisme dan tahapan Penggantian Antarwaktu secara rinci. Peserta diajak memahami dasar hukum, prosedur usulan, hingga penetapan calon pengganti. Penjelasan juga mencakup kewenangan KPU dalam memverifikasi kelengkapan dokumen yang diajukan. Setiap tahapan harus dilaksanakan sesuai jadwal dan standar operasional yang berlaku. Diskusi berkembang ketika peserta mengulas contoh kasus yang pernah terjadi di beberapa daerah. Sururi Abdillah, S.E. selaku Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan menyampaikan, bahwa kegiatan ini membantu memperjelas aspek teknis dalam pelaksanaan PAW. Ia menilai adanya forum internal seperti ini penting untuk menyamakan persepsi antarbidang. Beberapa pertanyaan teknis turut dibahas untuk menghindari potensi kesalahan administrasi. Peserta aktif menyampaikan pandangan serta pengalaman terkait proses PAW sebelumnya. Diskusi berlangsung terbuka dan konstruktif.menyampaikan bahwa kegiatan ini membantu memperjelas aspek teknis dalam pelaksanaan PAW. Ia menilai adanya forum internal seperti ini penting untuk menyamakan persepsi antarbidang. Beberapa pertanyaan teknis turut dibahas untuk menghindari potensi kesalahan administrasi. Peserta aktif menyampaikan pandangan serta pengalaman terkait proses PAW sebelumnya. Diskusi berlangsung terbuka dan konstruktif. Kegiatan knowledge sharing ini juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap proses penggantian antarwaktu. PAW harus dilaksanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Setiap keputusan yang diambil harus berdasarkan data dan ketentuan hukum yang jelas. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara pemilu. Seluruh jajaran sepakat untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Mesuji berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan tugas dan kewenangannya. Pemahaman yang utuh terhadap PKPU Nomor 3 Tahun 2025 diharapkan memperkuat kapasitas kelembagaan. Hasil diskusi akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan PAW di wilayah Kabupaten Mesuji. Evaluasi internal akan terus dilakukan untuk memastikan kesesuaian dengan regulasi. Upaya ini diarahkan untuk mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang profesional dan akuntabel. (ali)

KPU Mesuji Ikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Anggaran Tahun 2026

Mesuji, Rabu (4/2/2026) — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mesuji mengikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Anggaran Tahun 2026 di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh, serta KPU/KIP Kabupaten/Kota. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. Dari Kabupaten Mesuji, jajaran sekretariat mengikuti rapat di ruang rapat kantor setempat. Seluruh peserta tampak mengikuti jalannya rapat dengan penuh perhatian. Agenda ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pengelolaan anggaran tahun berjalan. Rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antar satuan kerja. Persiapan pelaksanaan anggaran dinilai krusial agar program dan kegiatan dapat berjalan sesuai perencanaan. Dalam forum ini, peserta memperoleh arahan teknis terkait mekanisme pelaksanaan dan pengawasan anggaran. Penekanan diberikan pada kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Setiap satuan kerja diharapkan mampu mengimplementasikan anggaran secara tertib dan bertanggung jawab. Dalam pemaparan materi, narasumber dari KPU RI menegaskan pentingnya efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Perencanaan yang matang disebut sebagai kunci utama keberhasilan pelaksanaan program. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip yang harus dijaga bersama. Pengelolaan anggaran harus didukung administrasi yang rapi dan terdokumentasi dengan baik. Hal ini bertujuan meminimalkan potensi kesalahan dalam pelaksanaannya. Sekretaris KPU Kabupaten Mesuji, Febra Oka Mahendra, menyampaikan bahwa pihaknya siap menjalankan arahan yang telah disampaikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara komisioner dan sekretariat dalam pengelolaan anggaran. “Setiap rupiah yang dikelola harus memberikan dampak nyata terhadap kinerja lembaga,” ujarnya. Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran bekerja sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kredibilitas lembaga. Rapat berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Beberapa pertanyaan teknis diajukan untuk memperjelas tahapan pelaksanaan anggaran di daerah. Forum ini juga menjadi sarana berbagi informasi antar KPU dari berbagai wilayah. Peserta mencatat poin-poin penting sebagai pedoman tindak lanjut di satuan kerja masing-masing. Koordinasi yang terbangun diharapkan memperlancar pelaksanaan anggaran tahun 2026. Melalui keikutsertaan dalam rapat ini, KPU Kabupaten Mesuji menegaskan komitmennya dalam mengelola anggaran secara profesional. Pelaksanaan anggaran yang tertib dinilai akan mendukung pencapaian target kinerja kelembagaan. Evaluasi dan pengawasan internal akan dilakukan secara berkala. Seluruh jajaran diharapkan menjaga disiplin administrasi dan integritas dalam setiap proses. Langkah ini diarahkan untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai ketentuan dan mendukung kualitas penyelenggaraan pemilu. (ali)