Berita Terkini

KPU Kabupaten Mesuji Hadiri Apel Hari Santri Nasional Tahun 2025

Mesuji, 22 Oktober 2025 — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji, Samingan, M.Pd., menghadiri Apel Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mesuji. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Desa Fajar Baru, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji, pada Rabu (22/10/2025). Apel ini menjadi momentum penting untuk memperingati peran besar santri dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menjadikan suasana kegiatan terasa khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang berlangsung sejak pagi hari. Apel Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Tema tersebut menggambarkan semangat santri dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan peradaban global. Kegiatan diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari pengurus Nahdlatul Ulama, santri pondok pesantren, tokoh agama, pemerintah daerah, hingga instansi vertikal di Kabupaten Mesuji. Ribuan peserta hadir mengenakan busana khas santri dengan nuansa putih dan hijau yang mendominasi lapangan. Suasana semakin semarak dengan lantunan shalawat dan pembacaan ikrar santri yang menggugah semangat kebangsaan. Ketua KPU Kabupaten Mesuji, Samingan, M.Pd., turut hadir bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan organisasi masyarakat lainnya. Kehadiran KPU Mesuji dalam apel tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peran santri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi. Samingan menyampaikan bahwa semangat santri sejalan dengan nilai-nilai demokrasi yang dijunjung oleh KPU. “Santri memiliki peran besar dalam menjaga moralitas dan persatuan bangsa. Nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab yang mereka miliki juga penting dalam kehidupan berdemokrasi,” ujarnya. Pernyataan tersebut disambut positif oleh para peserta apel. Dalam pelaksanaan apel, para peserta mendengarkan sambutan dari sejumlah tokoh agama dan pemerintah daerah yang menekankan pentingnya semangat kebersamaan antara santri dan seluruh elemen masyarakat. Para tokoh menyampaikan bahwa Hari Santri bukan sekadar peringatan, tetapi juga refleksi atas kontribusi santri terhadap kemerdekaan dan pembangunan nasional. Mereka menegaskan bahwa santri harus terus berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil alamin serta memperkuat moderasi beragama. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh rasa syukur. Momen ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarpondok pesantren di wilayah Mesuji. Apel Hari Santri Nasional di Desa Fajar Baru tahun ini juga dirangkaikan dengan kegiatan doa bersama dan pembacaan resolusi jihad. Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan memperkokoh persatuan nasional. Para peserta dengan khidmat mengikuti prosesi yang dipimpin oleh para ulama dan pengurus PCNU Mesuji. Sejumlah santri turut menampilkan pertunjukan seni islami yang menambah semarak peringatan. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan penuh makna kebangsaan. Melalui keikutsertaannya dalam kegiatan ini, KPU Kabupaten Mesuji menunjukkan komitmen dalam menjalin hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren. Kehadiran KPU di tengah komunitas santri menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi mereka dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi. KPU Mesuji berharap semangat Hari Santri dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Nilai-nilai kejujuran, gotong royong, dan semangat kebangsaan yang diusung para santri diharapkan terus menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, semangat santri akan terus hidup sebagai bagian dari kekuatan moral bangsa Indonesia.   (ali)

KPU Kabupaten Mesuji Ikuti Forum Diskusi Terpumpun Desain Kelembagaan Penyelenggara Pemilu

Mesuji, 21 Oktober 2025 — Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji, Sururi Abdillah, S.E., bersama Staf Teknis, Dwi Apriyanto, S.S., mengikuti kegiatan Forum Diskusi Terpumpun (FDT) Desain Kelembagaan Penyelenggaraan Pemilu di Indonesia yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia secara daring pada Selasa (21/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran KPU dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Pelaksanaan FDT dilakukan secara virtual sebagai upaya memperluas partisipasi dan jangkauan diskusi antarwilayah. Dari KPU Kabupaten Mesuji, peserta mengikuti kegiatan ini dari Ruang Teknis Kantor KPU Kabupaten Mesuji. Suasana kegiatan berlangsung aktif dengan semangat bertukar gagasan dan pengalaman antar peserta. Forum Diskusi Terpumpun ini bertujuan menggali gagasan, pandangan, dan masukan konstruktif terkait desain kelembagaan penyelenggara pemilu di Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi KPU untuk membahas arah penguatan institusional dalam menghadapi tantangan demokrasi masa depan. Peserta diajak menelaah struktur kelembagaan, pembagian kewenangan, serta mekanisme koordinasi antar lembaga penyelenggara pemilu. Melalui diskusi yang terbuka, diharapkan muncul rekomendasi yang memperkuat kinerja kelembagaan KPU secara nasional. Agenda ini juga menjadi bagian dari langkah evaluasi berkelanjutan untuk menciptakan tata kelola pemilu yang semakin profesional dan adaptif. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Mesuji, Sururi Abdillah, menyampaikan bahwa forum ini merupakan sarana penting dalam memperkuat pemahaman tentang arah kelembagaan KPU ke depan. “FDT ini membuka ruang dialog yang sehat untuk berbagi pandangan dan menyampaikan gagasan konstruktif demi kemajuan lembaga penyelenggara pemilu,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa forum semacam ini dapat memperkaya wawasan peserta tentang tantangan penyelenggaraan pemilu yang semakin kompleks. Sururi juga mengapresiasi langkah KPU RI yang terus melibatkan KPU daerah dalam setiap pembahasan strategis kelembagaan. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah menjadi kunci dalam memperkuat fondasi kelembagaan KPU. Dalam forum tersebut, narasumber dari KPU RI memaparkan sejumlah konsep desain kelembagaan yang tengah dikaji untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemilu. Materi diskusi mencakup peran kelembagaan di tingkat pusat hingga daerah, termasuk hubungan koordinatif antar satuan kerja. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan berdasarkan pengalaman praktis di daerah masing-masing. Diskusi berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir secara daring. Kegiatan ini menunjukkan komitmen KPU dalam membangun sistem kelembagaan yang kuat dan berorientasi pada peningkatan kualitas demokrasi. KPU RI dalam paparannya juga menegaskan pentingnya adaptasi kelembagaan terhadap perkembangan zaman dan perubahan sosial politik masyarakat. Struktur kelembagaan yang responsif dinilai mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pemilu di masa depan yang semakin kompleks. Forum ini menjadi wadah penting untuk menampung ide-ide baru yang dapat memperkuat kelembagaan penyelenggara pemilu di Indonesia. Para peserta didorong untuk memberikan masukan yang realistis dan aplikatif sesuai kondisi di daerah masing-masing. Dengan cara ini, KPU RI berharap dapat merumuskan model kelembagaan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Melalui keikutsertaan dalam Forum Diskusi Terpumpun ini, KPU Kabupaten Mesuji berkomitmen mendukung langkah-langkah strategis KPU RI dalam memperkuat desain kelembagaan penyelenggara pemilu. Partisipasi aktif dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi daerah dalam membangun sistem pemilu yang lebih responsif dan terpercaya. Hasil dari forum diharapkan dapat menjadi dasar pembentukan kelembagaan yang lebih efisien dan adaptif terhadap dinamika politik dan sosial masyarakat. KPU Mesuji menilai kegiatan ini sangat relevan untuk memastikan keberlanjutan reformasi kelembagaan penyelenggara pemilu. Dengan demikian, semangat demokrasi dapat terus tumbuh dalam kerangka kelembagaan yang kuat dan berintegritas.   (ali)

KPU Kabupaten Mesuji Ikuti Rakor Pengawasan yang Digelar KPU RI Secara Daring

Mesuji, 21 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia secara daring pada Selasa (21/10/2025). Rakor ini digelar dalam rangka peningkatan dan penguatan kinerja pengawasan di lingkungan KPU, KPU Provinsi, serta KPU Kabupaten/Kota. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran KPU dari seluruh Indonesia yang terhubung secara virtual melalui platform konferensi daring. Suasana rapat berjalan tertib dengan semangat kolaboratif untuk memperkuat sistem kerja kelembagaan. Dari Mesuji, jajaran komisioner dan sekretariat KPU berpartisipasi aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Rakor ini bertujuan untuk memperkuat sistem pengawasan internal agar seluruh tahapan kegiatan dan program KPU berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, dan profesionalitas. Dalam kegiatan tersebut, KPU RI memberikan arahan terkait pentingnya sinergi antar-satuan kerja dalam menjaga integritas lembaga penyelenggara pemilu. Ditekankan pula bahwa pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan dan berbasis pada sistem yang terukur. Setiap satuan kerja diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan agar potensi penyimpangan dapat diminimalkan. Penguatan pengawasan menjadi salah satu fokus utama dalam upaya menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap KPU. Dalam arahannya, KPU RI menyampaikan bahwa pengawasan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan seluruh unsur di dalam organisasi. Melalui mekanisme pengawasan internal harus dijalankan dengan disiplin dan tanggung jawab penuh. Keberhasilan lembaga dalam menyelenggarakan pemilu yang berintegritas sangat bergantung pada kualitas pengawasan yang dilakukan sejak tahap perencanaan hingga pelaporan. Arahan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh peserta Rakor dalam memperkuat sistem pengawasan di masing-masing daerah. Dari ruang rapat Kantor KPU Kabupaten Mesuji, jajaran komisioner bersama sekretariat mengikuti kegiatan secara khidmat. Mereka menyimak setiap materi yang disampaikan oleh narasumber dari KPU RI, termasuk strategi pengawasan yang efektif dan inovatif. KPU Mesuji menilai bahwa kegiatan seperti ini penting untuk memperbarui pemahaman tentang tata kelola pengawasan yang sesuai dengan perkembangan regulasi. Selain itu, Rakor ini juga menjadi wadah bagi KPU daerah untuk menyampaikan masukan dan berbagi pengalaman terkait pelaksanaan pengawasan di lapangan. Interaksi dua arah tersebut menciptakan suasana diskusi yang produktif dan membangun. KPU Kabupaten Mesuji berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengawasan di lingkungan kerjanya melalui koordinasi dan pembinaan berkelanjutan. Langkah ini dilakukan agar seluruh proses penyelenggaraan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Kami berupaya menjaga kepercayaan publik dengan memastikan setiap tahapan berjalan transparan dan akuntabel,” ujar salah satu komisioner KPU Mesuji seusai kegiatan. Ia menambahkan, pengawasan internal yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga integritas lembaga. KPU Mesuji juga akan menindaklanjuti hasil Rakor dengan langkah konkret di tingkat kabupaten. Melalui keikutsertaan dalam Rakor ini, KPU Kabupaten Mesuji berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan pengawasan di lingkup kerjanya. Pembelajaran yang diperoleh dari kegiatan tersebut akan menjadi dasar dalam memperbaiki sistem kerja dan pelaporan ke depan. KPU Mesuji menilai bahwa sinergi antara KPU RI, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota sangat penting untuk menciptakan sistem pengawasan yang solid dan efektif. Dengan pengawasan yang kuat, pelaksanaan setiap program dan kegiatan akan berjalan lebih terarah serta sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Semangat ini diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari komitmen KPU dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Indonesia.   (ali)

KPU Mesuji Ikuti Bimbingan Teknis Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Peningkatan Produktivitas

Mesuji, 17 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Kerja Cerdas Meningkatkan Produktivitas Menggunakan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum” yang diselenggarakan secara daring oleh KPU Republik Indonesia pada Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran sekretariat dan komisioner KPU Kabupaten Mesuji dari Ruang Rapat Kantor KPU Kabupaten Mesuji. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan penjelasan mengenai berbagai bentuk penerapan teknologi AI dalam mendukung tugas dan fungsi kelembagaan. Narasumber dari KPU RI memaparkan sejumlah inovasi digital yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas kerja organisasi. Kegiatan ini berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja lembaga di era digital. Menurutnya, teknologi AI memiliki potensi besar untuk mempercepat proses administrasi dan memperkuat layanan publik. “Kita perlu bergerak seiring dengan perkembangan teknologi agar KPU di seluruh tingkatan mampu bekerja lebih efisien dan adaptif,” ujar salah satu narasumber dari KPU RI. Ia juga menekankan pentingnya penguasaan keterampilan digital sebagai bagian dari kompetensi dasar aparatur. Dengan begitu, transformasi digital KPU dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan. Kegiatan Bimtek ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis kepada peserta tentang bagaimana AI dapat diterapkan dalam kegiatan operasional KPU. Peserta diperkenalkan dengan berbagai aplikasi dan platform digital yang dapat membantu mengelola data, menyusun laporan, serta mendukung komunikasi publik yang lebih efektif. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam sistem kerja sehari-hari. Narasumber juga memberikan contoh penerapan AI dalam otomasi administrasi dan analisis data pemilih. Seluruh materi disampaikan dengan pendekatan aplikatif agar mudah dipahami dan diterapkan. Ketua KPU Kabupaten Mesuji yang diwakili oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif KPU RI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia menilai pelatihan ini menjadi momentum penting bagi jajaran KPU Mesuji untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi digital. “Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pengetahuan baru yang sangat relevan dengan kebutuhan kerja saat ini,” ujarnya. Selain memberikan materi teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam menghadapi era digital. Peserta diajak untuk lebih terbuka terhadap inovasi dan berani mencoba teknologi baru dalam pelaksanaan tugas. Narasumber menekankan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan alat atau sistem, tetapi juga budaya kerja. “Perubahan besar dimulai dari kemauan untuk belajar dan beradaptasi,” ujar narasumber menegaskan. Melalui pendekatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja KPU dapat menjadi lebih dinamis dan responsif terhadap perkembangan zaman. Dengan mengikuti kegiatan tersebut, KPU Kabupaten Mesuji menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Langkah ini sejalan dengan visi KPU untuk mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang profesional, efektif, dan berintegritas. Seluruh peserta bersepakat untuk mengimplementasikan hasil bimtek ke dalam proses kerja lembaga secara bertahap. KPU Kabupaten Mesuji bertekad menjadi bagian dari transformasi digital KPU menuju tata kelola lembaga yang modern dan transparan. Melalui inovasi dan kolaborasi, KPU Kabupaten Mesuji siap memperkuat peran teknologi dalam mendukung demokrasi yang berkualitas.   (ali)

KPU Kabupaten Mesuji Ikuti Workshop Peningkatan Media Sosial yang Diselenggarakan KPU Provinsi Lampung

Mesuji, 9 Oktober 2025 — Dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih dan memperkuat keterbukaan informasi publik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji mengikuti kegiatan Workshop Peningkatan Media Sosial yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor KPU Provinsi Lampung pada Kamis (9/10/2025) dengan dihadiri oleh perwakilan KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Workshop ini menjadi bagian dari program penguatan kapasitas kelembagaan dalam bidang komunikasi publik. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap KPU daerah mampu mengelola media sosial secara lebih profesional dan efektif. Tujuan utamanya ialah mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu. KPU Kabupaten Mesuji diwakili oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Nuti Mistiani. Turut hadir pula Kasubbag Partisipasi Humas dan SDM, Runi Melinasari, serta Admin Media Sosial, Wahyu Hidayat. Kehadiran tim KPU Kabupaten Mesuji ini menunjukkan komitmen lembaga untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Dalam konteks penyelenggaraan Pemilu, pemanfaatan media sosial menjadi instrumen penting untuk menyampaikan informasi secara cepat dan luas kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk mampu memanfaatkan berbagai platform digital secara kreatif dan bertanggung jawab. Workshop tersebut menghadirkan narasumber dari praktisi komunikasi dan tim Humas KPU Provinsi Lampung. Materi yang disampaikan mencakup strategi penyusunan konten digital, teknik penulisan pesan publik yang menarik, serta etika dalam berkomunikasi di media sosial. Peserta juga dibekali dengan wawasan mengenai pentingnya membangun citra positif lembaga melalui konten yang informatif dan edukatif. Selain teori, kegiatan ini dilengkapi dengan sesi praktik langsung dalam membuat dan mengelola konten media sosial. Pendekatan interaktif ini bertujuan agar peserta mampu mengimplementasikan materi secara konkret di daerah masing-masing. Dalam pelaksanaannya, workshop ini juga menekankan pentingnya sinergi antara divisi humas dan tim teknis media sosial di setiap KPU daerah. Kolaborasi yang baik antarbagian akan memperkuat konsistensi pesan publik yang disampaikan kepada masyarakat. Dengan pengelolaan media sosial yang terencana, informasi tentang tahapan Pemilu dapat tersampaikan secara tepat sasaran. Kegiatan ini sekaligus menjadi forum berbagi pengalaman antaradmin media sosial dari berbagai KPU Kabupaten/Kota. Melalui diskusi dan pertukaran ide, peserta dapat saling belajar untuk meningkatkan efektivitas komunikasi publik lembaga. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Mesuji, Nuti Mistiani, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai workshop tersebut sangat bermanfaat dalam memperkuat kemampuan tim KPU Mesuji dalam mengelola media sosial secara profesional. Menurutnya, media sosial kini menjadi sarana utama dalam menyebarkan informasi kepemiluan yang kredibel dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, media sosial dapat berperan besar dalam meningkatkan kesadaran politik warga. Nuti juga menegaskan bahwa KPU Mesuji akan terus berinovasi dalam strategi komunikasi publik menjelang Pemilu mendatang. Melalui keikutsertaan dalam workshop ini, KPU Kabupaten Mesuji menegaskan komitmennya untuk memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi publik. Pengelolaan media sosial yang aktif, informatif, dan edukatif diharapkan dapat mendukung peningkatan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan Pemilu. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi KPU Kabupaten Mesuji untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan informasi kepada publik. Dengan dukungan teknologi digital, KPU Kabupaten Mesuji bertekad membangun komunikasi yang lebih dekat dan responsif dengan masyarakat. Upaya ini merupakan bagian dari visi KPU untuk mewujudkan Pemilu yang partisipatif, inklusif, dan berintegritas.   (ali)

KPU Kabupaten Mesuji Ikuti Sosialisasi Langkah-Langkah Akhir Tahun 2025 dan Penyusunan Laporan Keuangan Triwulan III oleh KPPN Kotabumi

Mesuji, 9 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji mengikuti kegiatan Sosialisasi Langkah-Langkah Akhir Tahun 2025 dan Penyusunan Laporan Keuangan Triwulan III Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kotabumi. Kegiatan tersebut berlangsung secara daring dan diikuti oleh seluruh satuan kerja mitra KPPN Kotabumi. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis kepada satuan kerja dalam menghadapi akhir tahun anggaran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memastikan tertib administrasi dan akurasi dalam penyusunan laporan keuangan. Partisipasi aktif KPU Kabupaten Mesuji mencerminkan komitmen lembaga terhadap tata kelola keuangan yang baik. Kegiatan sosialisasi ini berfokus pada langkah-langkah yang harus ditempuh oleh satuan kerja dalam menyelesaikan proses administrasi keuangan menjelang akhir tahun anggaran 2025. KPPN Kotabumi memberikan arahan terkait prosedur pelaporan, penyampaian dokumen keuangan, serta batas waktu penyelesaian tagihan. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya melakukan rekonsiliasi data keuangan sebelum penyusunan laporan akhir. Dengan adanya pedoman yang jelas, diharapkan satuan kerja dapat menghindari kesalahan administratif dalam pelaporan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel. Dalam pemaparannya, pihak KPPN Kotabumi menekankan pentingnya ketepatan waktu dan ketelitian dalam setiap tahapan pelaksanaan anggaran. Setiap satuan kerja diminta untuk memperhatikan jadwal penyampaian dokumen pertanggungjawaban agar tidak terjadi keterlambatan. Selain itu, KPPN juga mengingatkan agar proses rekonsiliasi dilakukan secara berjenjang dan tepat waktu. Hal ini bertujuan agar laporan keuangan yang disusun dapat menggambarkan kondisi keuangan sebenarnya. Dengan demikian, kualitas laporan keuangan dapat terjaga sesuai standar akuntansi pemerintahan yang berlaku. KPU Kabupaten Mesuji yang diwakili oleh Subbag Keuangan, Umum dan Logistik menyambut positif kegiatan sosialisasi yang digelar oleh KPPN Kotabumi tersebut. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Mesuji memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai mekanisme pelaksanaan langkah-langkah akhir tahun dan penyusunan laporan keuangan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara KPU Kabupaten Mesuji dan pihak KPPN sebagai mitra kerja dalam bidang keuangan negara. Dengan adanya arahan yang komprehensif, KPU Kabupaten Mesuji berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan. Langkah ini diharapkan mampu mendukung akuntabilitas lembaga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Selain membahas aspek teknis pelaporan, sosialisasi ini juga menyoroti pentingnya perencanaan keuangan yang matang di awal tahun anggaran. KPPN Kotabumi menekankan bahwa perencanaan yang baik akan mempermudah proses pelaksanaan dan pelaporan di akhir tahun. Oleh karena itu, setiap satuan kerja diimbau untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran tahun berjalan. Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa realisasi anggaran telah sesuai dengan target dan prioritas yang telah ditetapkan. Dengan demikian, proses penyerapan anggaran dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Melalui keikutsertaannya dalam sosialisasi ini, KPU Kabupaten Mesuji menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik (good governance). KPU Kabupaten Mesuji juga bertekad untuk menerapkan seluruh arahan yang disampaikan oleh KPPN Kotabumi dalam pelaksanaan kegiatan keuangannya. Dengan sinergi yang baik antara satuan kerja dan KPPN, diharapkan pengelolaan keuangan di lingkungan KPU Kabupaten Mesuji dapat berjalan secara tertib dan sesuai peraturan. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen KPU Kabupaten Mesuji dalam menjaga integritas dan profesionalitas lembaga. (ali)